Postingan

Menampilkan postingan dengan label persahabatan

Maaf Ya

Gambar
Maaf jika rindu ku datang secara tiba-tiba Ini sungguh lucu Dia datang hanya dengan tempat, lagu, parfum hingga melalui orang lain. Kau Tahu? Hal sekecil itu mampu membuat beberapa kenangan kembali muncul tanpa permintaan dan begitu saja. Meskipun selama ini aku telah terbiasa dan baik-baik saja. Sungguh, Kau harus tahu Jika ini tidak menyenangkan Melihat setiap hal dan semua orang dalam sebuah bayangan. Terlebih aku begitu sadar jika kamu hanya akan tetap disana, hanya dimasa lalu.

Edisi "Maaf" Dari Walag

Gambar
Sebelum kita sejauh matahari Kita pernah sedekat nadi Penggalan lirik lagu ini ternyata ngena banget untuk orang-orang yang begitu dekat, akrab atau sejenisnya yang kemana-mana selalu ngajak satu sama lain. Bukan hanya ngajak main, ngaji ataupun pulang bareng tapi juga bohongin guru bahkan orang tua biar gak kena marah, yang kadang ngajak nyuri buah tetangga yang masih ada di pohonnya kalau lagi main sepedaan atau pulang bareng.  Pertemanan yang kadang rumah bahkan orang tua dan kakak temannya udah kayak punya sendiri. Orang-orang dimana hari ini belum kelar sudah pada asik bahas besok pulang sekolah main apa. Sedekat itu, walaupun gak sedekat nadi sih. Semua punya masanya, kanak-kanak tidak akan menjadi kepunyaan manusia selamanya. Sama halnya dengan waktu yang terus berjalan tanpa mau berhenti sedetik untuk siapapun, manusia juga sama masa menuntut untuk membuat keputusan yang akan menentukan mereka menjadi seperti apa dimasa mendatang. Orang-orang yang sudah berteman...

Jadi Gini...

Bukan lagi karena segan tapi bosan Bukan lagi sebab ada tenggang namun renggang Ketika seorang merunduk atau tak memperhatikan saat bicara denganmu Bukan selalu karena mereka segan atau takut Bisa jadi karena mereka malas dan menganggap apa yang dibicarakan itu hanya akan sia-sia Kau bisa menebak tapi tetap saja tak bisa tahu apa isi kepala dan hati manusia. Intinya jangan melulu menganggap perilaku penurut orang itu adalah rasa hormat Karena manusia bisa menilai mana orang yang bisa diajak musyawah mana yang percuma. Bisa saja kau adalah orang yang paling membosankan menurutnya. Orang yang hanya membuat waktu terbuang sia-sia jika meladeni pembicaraan yang sudah pasti tak ada titik temu. Satu lagi, semoga kita bisa menjadi manusia yang manusia dan memanusiakan orang lain.