Postingan

Menampilkan postingan dengan label curhatan

Yang Membersamai Langit

Gambar
(cukup baca saja jangan dipikirkan, nanti pusing) Langit yang ku kira akan runtuh Ternyata masih saja kokoh  Masih tinggi dan tetap tak bisa aku jangkau.  Ternyata hujan, badai dan petir kemarin yang ku kira dapat menghancurkan langit itu rupanya adalah bagian dari langit. Bulan dan bintang-bintang yang mendadak lenyap kemarin juga perlahan dan satu persatu muncul kembali, dengan rasi bintang yang berbeda dari sebelumnya. Lebih terang, lebih indah dan lebih berdekatan. Aku kira langit akan selamanya hitam karena hujan, badai dan petir itu. Rupa-rupanya bulan dan bintang itu tak pernah hilang dari langit, mereka hanya tersembunyi dan membiarkan cuaca mengatur keberadaanya sebagaimana harusnya. Entah apa maksudnya, aku tebak saja, ternyata tak bisa-bisa. Langit sekarang indah, tapi tetap saja formasi bulan bintang sebelumnya belum bisa terlupakan, butuh pembiasaan, mungkin butuh beberapa waktu.

Selamat Malam

Gambar
Anggap saja aku tengah berbicara langsung dihadapanmu. Atau paling tidak anggap aku mengucapkannya dari jarak yang tak begitu jauh. Pun nyatanya tak akan ada peluang lagi untuk sebuah jumpa. Ataupun saling berbicara yang rasa-rasanya jauh lebih tak mungkin lagi. Ucapan selamat malam dariku itu, boleh kau anggap salam pembuka atau kau anggap ucapan perpisahan juga tak masalah. Salahnya cuma ada padaku. Mengucapkan sesuatu yang tidak jelas kemana harus aku sampaikan tujuannya. Selamat malam, kau tahu? Aku hanya tak sengaja melihat sebuah buku yang senang kau baca berulang-ulang.  Mungkin jika bertemu, persis seperti itu yang akan aku katakan, berharap menjadi obrolan panjang yang akan berakhir lama. Selamat malam, kau tahu? Bahkan buku kesukaanmu juga bisa menjadi bacaan favoritku. Kataku, menutup kumpulan kertas tertata itu setelah semua halamannya berakhir. Sedikit saja yang beda, jika kamu membacanya dengan hati yang penuh suka, entah kenapa aku tak terbawa dalam endin...