Terima Kasih Orang-orang Baik
Kita satu rumah namun sayangnya baru sempat ketemu
Dipikiranku awal-awal ketemu pasti bakal sangat garing, membosankan, dan hening
Kita pernah sekali bertemu lalu alam memberi jeda pertemuan itu hingga begitu lama
Meskipun rasanya kita pernah saling menatap tetap saja jeda yang selama itu tak pernah membuat ingatan saling menetap
Awalnya aku ragu, begitu takut akan canggung, dan membayangkan hal yang kurang baik
Dan malah akan membuat semuanya begitu pelik
Aku ternyata salah, pikiranku sudah berdosa, dan semua prasangkaku hanya membuat sedikit penyesalan dengan kata lain, "seharusnya awalnya bisa kita buat lebih memukau lagi,"
Haha hingga detik ini aku masih berharap bisa memutar waktu.
Dear kalian
Orang-orang yang kupahami dan memahamiku berkat kesempatan 4 hari ini.
Aku masih sangat tidak menyangka untuk semua ikatan ini.
Meskipun rasa-rasanya kita sama-sama memberikan simpul pangkal yang lemah memulainya.
Sepertinya simpul terakhir penutup semua ikatan itu adalah simpul mati yang begitu sempurna.
Dear kalian
Buper memang selalu menyisakan hal-hal manis.
Meskipun banyak kenyataan pahit disana entah kenapa mengingatkan begitu manis.
Aku heran, tapi satu kalimat di atas belum bisa aku temui sedikit celah bohongnya.
Sudah,
Sehat-sehat selalu ya
Tetap baik dalam hal apapun
Kita kemarin membuktikan jika kunci sebuah keberhasilan bukanlah berapa besar kekuatan melainkan seberapa besar keinginan.
Kita kemarin menunjukan jika keberhasilan bukan dilihat dari jumlah kekuatan namun seberpa kuat tekad.
Terima kasih sudah hadir,
Terima kasih sudah datang
Terima kasih telah senang
Dan hati-hati, ingatlah sesekali untuk melihat ke belakang.
[FOR YOU PANITIA DAN SANGKER SBH KOTA PARIAMAN 2022]❤
Komentar
Posting Komentar