Bingung Memang Membingungkan
😑
Meskipun tiap hari ada-ada saja yang bikin bahagia, senang dan bersyukur.
Jika dipikir-pikir tidak ada yang perlu dikeluhkan.
Rasa-rasanya, mau tidak ngapa-ngapain ataupun seharian full melakukan kegiatan, stamina tubuh tetap fit.
Begitu bersyukur Tuhan senantiasa menitipkan sehat-NYA hingga detik ini.
Aku terlalu senang membangun alam mimpi yang begitu megah.
Begitu asik membayangan beribu peluang namun lupa mengandaikan hambatan di hari kelak.
Sebenarnya menyenangkan melewati setiap tahap yang seperti bermain tebak-tebakan untuk tahu akhirnya.
Berhasil menambah centang dan menaiki satu persatu anak tangga tentu memuaskan.
Namun konyolnya, aku selalu lupa jika tinta bisa habis, dan anak tangga berikutnya mungkin rusak atau terdapat sesuatu yang dapat menghambat tubuh untuk berpijak dengan seimbang.
Jika kerusakannya kecil atau hanya terpeleset, meskipun tinta mu habis untuk menambah centang jika kau punya isi ulangnya itu bukan masalah.
Namun jika anak tangganya rusak parah, dan isi ulang tinta juga tidak terbawa itu pasti jedi masalah.
Kata orang panik adalah sebagian dari masalah dan tenang adalah sebagian dari jalan keluarnya.
Ya tinggal pilih saja mau tetap disana tanpa melakukan apa-apa atau turun mengambil cadangan tinta dan perkakas?
Itu, kata mereka padaku dan orang lain.
Intinya, mungkin maksud mereka kalau lanjut harus analisis SWOT dulu.
Nyatanya pernyataan itu hanya dibenarkan oleh orang yang sudah melewatinya ataupun orang yang tidak pernah berada diposisi itu.
Membuat pilihan dari dua hal tersebut saat kamu sedang mengalaminya bukan sebuah tindakan yang bisa dilakukan dengan cepat.
Kembali dan memulai lagi, atau nekat dan menerima resiko kemungkinan cedera yang bakal didapat.
Sudahlah, bingung akan menulis apa lagi.
Yang jelas, bingung memang membingungkan.
Komentar
Posting Komentar