Aku hanya terlalu takut

Walau nantinya diantara kita sudah banyak perbedaan, aku harap kamu enggan untuk berterus terang.

Jika kemudian hari rasa-rasanya terlalu banyak yang sudah tak sesuai, aku ingin kau tetap mempertahankan sedikit kesesuaian lainnya.

Kamu begitu ceria, sangat menyukai berada diantara banyak orang.
Kamu begitu lincah dan sangat mudah menarik simpati siapapun.

Sedangkan aku hanya seseorang yang senang dengan sedikit keramaian dan tak ingin menjadi siapa-siapa bagi orang lain.

Sama seperti halnya kita,
Yang dipersamakan oleh beberapa kesamaan dan keberadaan.
Tidak menutup kemungkinan hal semacam kita akan tercipta antara kau dengan orang diluaran sana.

Sama seperti halnya kita yang tidak pernah menyangka bahkan tak ingin menerka-nerka.
Akan sangat mungkin hal serupa juga akan ada.

Percayalah, aku tak menerka-nerka.
Hanya saja telah jelas jika semua nampak seperti nyata.

Percayalah, aku bukannya ingin membuat sebuah rencana.
Aku hanya sedang menyiapkan beberapa skema jika nanti terkaanku benar adanya.

Aku hanya mempersiapkan diri jika nantinya harus bertemu duka, harapku hanya setelahnya duka itu tak akan selamanya menjadi luka.
Sebab bagaimanapun aku tak akan pernah tahu, seberapa banyak kau bertemu manusia yang lebih membuatmu berbahagia.

Aku hanya terlalu takut, hingga bisa saja ini yang mengawali segalanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tahun Baru yang Hampir Setengah Tahun

Adalah Pokoknya

(Bukan) Hidup untuk sekedar hidup