Semoga Menetap

Bagaimana manusia bisa jatuh cinta?
Apa alasan orang-orang memutuskan untuk bersama?
Pernah ku dengar nasihat-nasihat bijak yang lalu lalang, walau sebenarnya tidak selalu disampaikan oleh orang-orang yang bijaksana.

Bisa dikatakan terkadang mereka hanya menyampaikan perumpamaan yang menunjukan situasi yang sepadan dengan yang mereka alami.

"Terkadang wanita jatuh cinta lebih mudah melalui kata yang mereka dengar dengan telinga dan situasi yang mereka rasakan dengan hati"
Satu kalimat yang membuatku terpaksa mengangguk mengiyakannya ketika mengingat seseorang.

Ini soal temanku.
Seorang perempuan yang kini menjebak dirinya sendiri dalam labirin yang penuh dengan petunjuk "katanya".
Namun, begitu rumit pikirku.

Ku tebak, dalam pikirannya saat ini sudah tersusun begitu banyak rencana indah untuk dia dan dia.
Dia yang suaranya sudah lekat di gendang telinga.
Dan dia yang ceritanya sudah seolah sangat dekat namun hingga saat ini belum sempat bertatap untuk saling menatap.

Aku yakin cerita dia dan dia akan tetap hangat.
Bahkan jujur saja aku yakin mereka selalu memiliki bahasan jarak jauh yang membuat mereka merasa bertambah dekat.

Tapi bagaimanapun itu,
Saranku, cobalah segera saling bertemu
Segeralah untuk menatap dengan begitu lekat.
Apakah dimata itu kau lihat dan ingat segala hal yang telah kau anggap akrab?
Apakah saat menatap semua rencana di kepala mu nampak melalui sepasang bola mata yang kau hadap?

Teman, bagiku  tetap saja harus ku akui jika ceirtamu itu hebat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tahun Baru yang Hampir Setengah Tahun

Adalah Pokoknya

(Bukan) Hidup untuk sekedar hidup